Beranda / Sosial / Dukung Swasembada Pangan, Bhabinkamtibmas Desa Torbang Panen Jagung Bersama Petani

Dukung Swasembada Pangan, Bhabinkamtibmas Desa Torbang Panen Jagung Bersama Petani

WhatsApp Image 2026 05 19 at 15.46.25 1

Sumenep – Prabha News. Dalam rangka mendukung program Asta Cita Presiden Republik Indonesia terkait ketahanan pangan nasional, jajaran Polres Sumenep Polda Jatim terus aktif hadir di tengah masyarakat melalui pendampingan sektor pertanian. Salah satunya dilakukan Bhabinkamtibmas Desa Torbang Polsek Sumenep Kota Polres Sumenep Polda Jatim, Aipda Bayu Adi Wijaya, saat melaksanakan pemantauan dan pendampingan panen jagung di Desa Torbang, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep, Selasa (19/05/2026).

Kegiatan panen jagung tersebut berlangsung di lahan persawahan milik Nurul Wahyudi yang berada di Dusun Torbang Timur, Desa Torbang, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, dengan luas lahan sekitar 975 meter persegi. Panen dilakukan bersama petani dan pekerja sebagai bentuk dukungan nyata Polri terhadap program swasembada pangan.

Kapolres Sumenep, AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., mengatakan bahwa keterlibatan Polri dalam sektor pertanian merupakan bentuk komitmen mendukung program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

WhatsApp Image 2026 05 19 at 15.46.25

“Polri hadir tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan. Melalui peran Bhabinkamtibmas, kami ingin memastikan para petani mendapatkan pendampingan dan motivasi agar hasil pertanian semakin meningkat,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara Polri dan masyarakat diharapkan mampu mendorong peningkatan perekonomian desa sekaligus menjaga stabilitas pangan di wilayah Kabupaten Sumenep.

Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas Desa Torbang, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Aipda Bayu Adi Wijaya turut mendampingi proses panen jagung bersama pemilik lahan dan para pekerja. Meski menghadapi kendala cuaca akibat curah hujan yang minim pada musim tanam tahun 2026, para petani tetap optimistis hasil panen mampu memberikan keuntungan dan mendukung keberlangsungan program ketahanan pangan nasional.

(MP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *