Home / Hukum / Sumur Bor di Pragaan Sumenep Keluarkan Aroma Gas Mirip Belerang, Polisi Pasang Garis Pengaman

Sumur Bor di Pragaan Sumenep Keluarkan Aroma Gas Mirip Belerang, Polisi Pasang Garis Pengaman

WhatsApp Image 2026 03 26 at 18.50.18

SUMENEP – Prabha News. Warga Dusun Somangkaan, Desa Karduluk, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep digegerkan dengan kemunculan aroma gas menyerupai belerang dari sebuah sumur bor milik warga pada Kamis (26/3/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Kejadian ini sontak menimbulkan kekhawatiran, sehingga aparat kepolisian bersama unsur TNI dan pemerintah setempat segera turun tangan untuk mengamankan lokasi dan mencegah potensi bahaya.

Peristiwa tersebut terjadi di lahan tegal milik Z (40), seorang petani setempat. Saat itu, proses pengeboran sumur tengah dilakukan oleh seorang pekerja berinisial S dengan menggunakan alat bor gantung. Pengeboran telah mencapai kedalaman sekitar 20 meter ketika proses pelebaran casing dilakukan. Pada tahap inilah tiba-tiba tercium bau menyengat yang menyerupai gas belerang dari dalam lubang bor.

Menyadari adanya bau yang tidak biasa, pekerja kemudian melakukan uji coba sederhana dengan menyalakan korek api di atas lubang paralon. Hasilnya cukup mengejutkan, karena api sempat muncul dari dalam lubang tersebut. Kondisi ini mengindikasikan adanya kandungan gas yang mudah terbakar. Menyadari potensi bahaya yang dapat ditimbulkan, pekerja dengan sigap menutup lubang menggunakan kain basah hingga api berhasil dipadamkan.

WhatsApp Image 2026 03 26 at 18.50.19 1

Mendapat laporan kejadian tersebut, Kapolsek Prenduan IPTU Mohammad Sudiono bersama anggota, didampingi Danramil Pragaan Kapten Inf. Suwaefi, langsung mendatangi lokasi sekitar pukul 16.00 WIB. Setibanya di lokasi, petugas segera memasang garis polisi (police line) sebagai langkah pengamanan, sekaligus memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak mendekati area sumur bor demi menjaga keselamatan.

Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., dalam keterangannya menegaskan bahwa pihaknya telah mengambil langkah cepat untuk mengantisipasi potensi bahaya dari kejadian tersebut. Ia menyampaikan bahwa aktivitas pengeboran untuk sementara dihentikan, dan area sekitar telah diamankan.

WhatsApp Image 2026 03 26 at 18.50.19

“Kami telah mengamankan lokasi dan menghentikan sementara aktivitas pengeboran. Masyarakat kami imbau untuk tidak mendekat ke area tersebut guna menghindari risiko yang tidak diinginkan. Saat ini kami juga berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Sumenep untuk penanganan lebih lanjut,” ujar AKBP Anang Hardiyanto.

Lebih lanjut, Kapolres menegaskan bahwa keselamatan warga menjadi prioritas utama, mengingat adanya potensi gas mudah terbakar yang dapat memicu kebakaran maupun ledakan jika tidak ditangani secara tepat.

WhatsApp Image 2026 03 26 at 18.50.18 1

Hingga saat ini, situasi di lokasi terpantau aman dan kondusif. Aparat gabungan masih terus melakukan pemantauan serta berkoordinasi dengan instansi terkait guna memastikan penanganan berjalan optimal. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *