Home / Kriminal / Inilah Pernyataan Resmi Kapolsek Kangean Terkait Penanganan Kasus Dugaan Kekerasan Seksual

Inilah Pernyataan Resmi Kapolsek Kangean Terkait Penanganan Kasus Dugaan Kekerasan Seksual

WhatsApp Image 2026 03 25 at 21.02.36

SUMENEP – Prabha News. Menanggapi pemberitaan yang beredar terkait dugaan lambannya penanganan kasus kekerasan seksual di wilayah hukum Polsek Kangean, Kapolsek Kangean, AKP Datun Subagyo, menyampaikan klarifikasi secara terbuka dan profesional.

AKP Datun Subagyo menjelaskan bahwa laporan resmi terkait kejadian tersebut baru diterima pada hari Senin, dan hingga saat ini masih dalam tahap awal proses penyelidikan. Aparat kepolisian, kata dia, tengah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi serta mengumpulkan berbagai alat bukti guna mengungkap fakta secara komprehensif.

“Perlu kami sampaikan bahwa penanganan kasus ini masih berjalan dan menjadi prioritas kami. Saat ini, anggota sedang fokus melakukan pendalaman, termasuk mencari informasi terkait keberadaan terduga pelaku yang hingga kini belum diketahui posisinya,” ujarnya kepada media tintaglobal.com, Kamis (25/3/2026).

Ia juga menegaskan bahwa dalam menangani kasus pidana, khususnya yang berkaitan dengan kekerasan seksual, diperlukan ketelitian dan kehati-hatian agar proses hukum berjalan sesuai prosedur dan tidak menimbulkan kesalahan dalam penindakan.

Lebih lanjut, Kapolsek mengimbau semua pihak untuk tidak terburu-buru dalam memberikan penilaian terhadap kinerja kepolisian. Menurutnya, waktu penanganan yang masih berjalan beberapa hari belum dapat dijadikan tolok ukur lambannya proses penegakan hukum.

“Kami memahami perhatian dan kepedulian masyarakat terhadap kasus ini. Namun demikian, kami berharap semua pihak dapat memberikan ruang kepada aparat untuk bekerja secara profesional. Penanganan perkara seperti ini membutuhkan proses yang tidak sederhana,” tambahnya.

AKP Datun Subagyo juga mengingatkan agar informasi yang beredar di publik tidak sampai menghambat jalannya penyelidikan. Ia menilai, penyebaran informasi yang tidak terkontrol justru berpotensi mengganggu upaya aparat dalam melacak keberadaan pelaku.

“Kami tetap berkomitmen untuk menuntaskan kasus ini secara transparan dan profesional. Mohon dukungan serta kerja sama dari semua pihak agar proses penegakan hukum dapat berjalan dengan baik,” pungkasnya.

Dengan adanya klarifikasi ini, diharapkan masyarakat dapat memperoleh gambaran yang lebih utuh terkait proses penanganan perkara yang sedang berlangsung.

Jurnalis.
(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *