Home / Sosial / Kemacetan Parah Tol Jagorawi Arah Jakarta, Genangan Air di Cibubur Perparah Situasi

Kemacetan Parah Tol Jagorawi Arah Jakarta, Genangan Air di Cibubur Perparah Situasi

WhatsApp Image 2026 03 21 at 9.49.34 PM

Jakarta – Prabha News. Minggu, 22 Maret 2026. Arus lalu lintas di ruas Tol Jagorawi arah Jakarta mengalami kepadatan signifikan pada Sabtu sore. Lonjakan volume kendaraan yang bertepatan dengan munculnya genangan air di sejumlah titik menjadi faktor utama yang memperparah kondisi lalu lintas.

Berdasarkan informasi petugas Jasa Marga, kepadatan mulai terdeteksi sejak kawasan Sentul Utara hingga menjelang Cibubur. “Memang terjadi kepadatan akibat peningkatan volume lalu lintas,” ujar petugas Jasa Marga, Alfi, saat dikonfirmasi.

Laporan resmi dari akun media sosial PT Jasa Marga pada pukul 17.01 WIB menyebutkan bahwa antrean kendaraan telah mengular dari KM 32 Sentul Utara hingga KM 30 Citeureup. Kepadatan kemudian berlanjut di ruas Citeureup menuju Gunung Putri, sebelum kembali tersendat di segmen KM 18 Cimanggis hingga KM 12 Cibubur.

Genangan Air Jadi Faktor Kritis

Tidak hanya disebabkan tingginya volume kendaraan, hambatan lalu lintas diperparah oleh genangan air yang muncul di sekitar Cibubur. Genangan tersebut terpantau berada di lajur kiri dan tengah, tepatnya di KM 12+000 arah Cawang.

Jasa Marga menyebutkan bahwa petugas tengah melakukan penanganan di lokasi, termasuk di bahu luar jalan. Kondisi ini memaksa kendaraan melambat dan menyebabkan efek domino berupa antrean panjang.

Pengendara diimbau meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintasi titik genangan yang berpotensi membahayakan keselamatan.

Arah Sebaliknya Ikut Terdampak

Kemacetan tidak hanya terjadi pada jalur menuju Jakarta. Ruas sebaliknya juga mengalami perlambatan, mulai dari Cawang KM 00 hingga Cililitan KM 02. Kepadatan berlanjut dari TMII KM 04 sampai Cipayung KM 09, hingga akhirnya tersendat di Cipayung KM 10 menuju Cibubur KM 12.

Fenomena ini mengindikasikan adanya tekanan lalu lintas dua arah yang tidak seimbang, yang kerap terjadi pada akhir pekan, terutama di jalur penghubung kawasan penyangga ibu kota.

Evaluasi Infrastruktur dan Antisipasi Cuaca

Peristiwa ini kembali menyoroti kerentanan infrastruktur jalan tol terhadap faktor cuaca, khususnya sistem drainase yang belum sepenuhnya optimal dalam mengantisipasi curah hujan tinggi.

Selain itu, pola lonjakan kendaraan yang berulang setiap akhir pekan menegaskan perlunya strategi manajemen lalu lintas yang lebih adaptif, termasuk rekayasa lalu lintas dan penyampaian informasi real-time yang lebih masif kepada pengguna jalan.

Hingga berita ini diturunkan, penanganan genangan air masih berlangsung dan kepadatan lalu lintas dilaporkan belum sepenuhnya terurai. Pengguna jalan disarankan mempertimbangkan jalur alternatif untuk menghindari keterlambatan perjalanan.

DS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *